Tong Shu 通書 : Almanak Feng Shui

Tong Shu 通書 : Almanak Feng Shui

Tong Shu 通書, atau almanak Tiongkok, memiliki peranan besar dalam budaya Tiongkok sejak ribuan tahun yang lalu. Secara harfiah, Tong Shu berarti “buku yang berisi berbagai hal.” Menurut catatan sejarah dalam Shū Jìng 書經 (Buku Dokumen Klasik), bentuk awal Tong Shu sudah ada sejak abad ke-22 SM. Pada masa pemerintahan Kaisar Yáo 堯, beliau memerintahkan dua kelompok pejabat istana untuk mencatat penanggalan matahari dan penanggalan bulan. Inilah bentuk Tong Shu paling sederhana yang dikenal dalam sejarah.


Perkembangan dan Isi Tong Shu

Seiring perkembangan zaman, Tong Shu mengalami banyak penambahan hingga menjadi kalender komprehensif yang memuat berbagai sistem perhitungan waktu, ramalan, serta pedoman kegiatan.

Secara umum, Tong Shu berisi:

  • Hari baik dan buruk untuk aktivitas tertentu
  • Waktu yang tepat (jam baik dan buruk)
  • Perhitungan metafisika seperti:
    • Bā Zì 八字 (Delapan Karakter)
    • 28 konstelasi langit atau Èrshíbā Xiù 二十八宿
    • Siklus Lima Unsur (Wǔ Xíng 五行)
    • Metode ramalan tradisional lainnya

Menariknya, setiap Tong Shu dari penerbit berbeda bisa memiliki hasil penanggalan dan jam baik yang tidak sama. Ini terjadi karena masing-masing Tong Shu berasal dari “resep keluarga”, sebuah metode perhitungan turun-temurun yang tidak selalu identik antara satu keluarga dan lainnya.

Salah satu keluarga penerbit Tong Shu paling terkenal berasal dari Hong Kong, yaitu keluarga Cai Bo Li (蔡伯励) yang dipercaya telah menerbitkan almanaknya selama lebih dari enam generasi, sejak akhir Dinasti Qing.


Isi Tong Shu yang Sangat Beragam

Selain penanggalan, Tong Shu tradisional memuat berbagai pengetahuan kuno, di antaranya:

  • Ramalan dan astrologi
  • Teologi dan ritual
  • Pengobatan herbal
  • Feng Shui
  • Fisiognomi (Xiàng Shù 相術)
  • Jimat
  • Etika dan moralitas
  • Kamus istilah
  • Berbagai petunjuk kehidupan sehari-hari

Walaupun sebagian isinya kini dianggap tidak relevan atau bahkan takhayul, pengaruh Tong Shu tetap sangat besar. Setiap tahun, jutaan eksemplar terjual di seluruh dunia, terutama di komunitas Tionghoa perantauan di Asia Tenggara, Eropa, Amerika Utara, dan Australia.


Siapa yang Umumnya Menggunakan Tong Shu?

Karena bahasanya klasik dan sistem perhitungannya cukup rumit, pembaca Tong Shu biasanya berasal dari kalangan yang memahami:

  • penanggalan tradisional,
  • metafisika Tiongkok,
  • atau profesi peramal.

Dalam Feng Shui, Tong Shu sangat penting untuk mengetahui:

  • Tài Suì 太歲 → posisi Grand Duke tahunan
  • Suì Pò 歲破 → posisi benturan tahun
  • Sān Shā 三煞 → posisi Tiga Pembunuh (tahunan & bulanan)

Ketiga parameter ini sangat krusial untuk menentukan apakah suatu kegiatan besar boleh dilakukan atau harus dihindari, seperti:

  • menggali tanah,
  • pemasangan tiang pancang,
  • pembangunan struktur rumah,
  • renovasi besar,
  • pembangunan makam, dan lainnya.

Kesalahan memilih waktu dapat menyebabkan kesialan yang berat, seperti kecelakaan, sakit berat, atau bahkan kematian anggota keluarga dalam waktu berdekatan.


Bentuk dan Kepercayaan Seputar Tong Shu

Ketebalan Tong Shu bervariasi: ada edisi tebal hampir 5 cm, dan ada pula yang hanya sekitar 1 cm. Di Indonesia, salah satu edisi yang paling populer adalah Tong Shu karangan Cai Bo Li (蔡伯励), berwarna merah dan cukup tebal.

Sebagian orang percaya bahwa menyimpan atau menggantung Tong Shu di dekat pintu utama rumah pada malam Tahun Baru Imlek dapat membawa berkah dari Cái Shén 財神, Dewa Kekayaan.

Related Post